Sunday, May 21, 2006

I'll be right back

guys, sorry nih gue lagi sibuk sama kerjaan jadi nggak nulis2 udah 2 minggu ini. Jangan kawatir, sebentar lagi gue posting tulisan baru...

Ciao,
tata

Tuesday, May 02, 2006

Online Dictionary

Lagi belajar bahasa Inggris, Perancis, Italy, Spanyol? Atau lagi belajar semuanya? Untuk rata-rata orang Indonesia bahasa Inggris adalah bahasa asing pertama yang diperkenalkan/dipelajari. Gut feeling aja nih saya sih nggak punya data pastinya. Mungkin sekarang bahasa China juga sudah mulai banyak dipelajari, memang belum disekolah-sekolah dasar atau menengah tapi kalo kursusnya mah kayaknya udah mulai banyak.
Selain masalah grammar, vocabulary adalah masalah kedua atau bisa jadi yang terbesar sewaktu belajar bahasa asing. Buka kamus dan mencari arti sebuah kata sering membutuhkan motivasi dan kesabaran yang tinggi, terutama kalau kamusnya tebal (kayak bantal). Nah biar cepat ada solusinya: online dictionary. Menurut pengalaman pribadi ada 2 online dictionary yang sangat membantu:

1. Kalo lagi belajar bahasa Inggris bisa pakai CAMBRIDGE Dictionaries Online di http://dictionary.cambridge.org/. CDO, gampang dipakenya, anda tinggal tulis vocab yang lagi dicari terus click look up button. Nggak lama engine-nya bakal nampilin arti kata tadi beserta contoh2 kalimat. Note: Arti ditampilkan dalam bahasa inggris --bukan bahasa Indonesia.
Selain itu dengan CDO kita juga bisa menterjemahkan kata2 dalam bahasa Perancis atau Spanyol ke bahasa Inggris. Sama, contoh2 kalimat juga akan ditampilkan beserta arti kata yang dicari.


2. Yang kedua, Word Reference. Kamus online ini sangat membantu saya waktu belajar bahasa Perancis dan Itali. Dengan 1 website kita bisa menterjemahkan kata2 dalam 5 bahasa (Portugal, Itali, Perancis, Inggris dan Spanyol). Sayangnya website ini tidak mempunyai fungsi untuk mencari konjugasi, yang paling tidak dalam bahasa Perancis dan Itali sangat penting. Seperti juga bhs latin lainnya, kedua bahasa terakhir tadi terhitung sangat berat/susah grammar-nya, jauh lebih berat ketimbang bahasa Inggris. Kata benda, sifat, kerja dan artikel bisa berubah tergantung dari subyek dan waktunya. Contohnya kalau dalam bahasa Indonesia kita kita bilang 'Saya makan', 'Ibu makan', 'Mereka makan' bahasa Perancis dan Itali punya cara sendiri:


Perancis (present)
je mange
tu manges
il mange
nous mangeons
vous mangez
ils mangent

Itali (indicativo presente)
(io) mangio
(tu) mangi
(lui/lei) mangia
(noi) mangiamo
(voi) mangiate
(loro) mangiano

Ini baru present, gimana kalo past tense, future dll dll? Yah, kata2nya akan berubah lagi. Susah yah? Well, tergantung, kalo anda memang punya motivasi yang tinggi atau terpaksa (kayak saya), anda bisa jadi malah menikmatinya. Yang pasti, saya yakin kalo bahasa Indonesia itu adalah bahasa termudah didunia.

...
...
(terang aja, gue-kan orang Indonesia, jadi gampang aja ngomong begini)

Monday, May 01, 2006

Paleo Festival Tahun 2001

Paling enak emang kalo udah mau dekat musim panas. Udara udah nggak terlalu dingin lagi. Pohon-pohon juga udah mulai banyak daunnya lagi. Terus, taman2 juga udah mulai ditanamin dengan pohon2 yang bunganya bagus2. Memang sih kadang masih hujan, kadang angin gunung yang dingin masih suka datang. Tapi umumnya udara udah jauh lebih bersahabat dibanding musim dingin.

Musim panas identik dengan musim festival musik. Mulai dari Juni sampai akhir Agustus, seperti juga di negara2 Eropa lainnya, di Swiss digelar puluhan festival musik --ada yang gratis ada yang bayar. Salah satu yang ngetop dan yang ditunggu-tunggu di Swiss Roman adalah Paleo Festival di kota Nyon, Vaud.

Pertama kali saya pergi ke Festival Paleo 5 tahun yang lalu dengan temen2 kantor. Waktu itu band-band besar yang konser ada Placebo, Pulp, Ash, Ben Harper dan beberapa band dari Perancis. Ash ngebuka konser hari itu awal banget, jam 4:30PM udah jreng nyanyi, kita nyampe ditempat telat 15 menitan gara2 susah nyari tempat parkir. Dari mulai turun dari mobil saya udah nggak sabar soalnya musiknya mereka udah kedengeran. Tapi nggak nyesel kok, soalnya didalam, setelah desek sana sini saya akhirnya nyampe juga ke barisan ke-3 --lumayan deket dengan panggung. Nama Ash memang lagi besar2nya di Eropa waktu itu. Grup asal Irlandia ini waktu itu baru aja ngerilis album Free All Angels sebulan sebelumnya, hit2nya masih anget dikepala orang2 yang nonton.

Di Paleo festival ada 4-5 panggung yang menggelar konser pada sa'at yang bersamaan dengan 1 panggung utama. Jadi kalo misalnya kita bosen sama satu grup bisa langsung pindah ke panggung lainnya. Jarak antara panggung yang satu sama yang lain juga paling2 20-30 meteran. Nggak usah kawatir, suara dari panggung yang satu nggak ngeganggu tempat yang lainnya kok. Selain itu disekitar panggung2 tadi tersedia macam2 tempat makan, mau chinese food, makanan africa, burger sampai kios yang jualan susu doang ada. Semua ini --panggung, tempat makan-- ada ditempat lapangan yang lumayan besar.

Selesai Ash, kita pergi ketempat makanan India, makan 'nan' sama curry ayam... hmmm... lumayan ngisi perut yang udah mulai kosong. Abis itu sembari nungguin Pulp yang bakal ngisi panggung utama tempat Ash main tadi, saya sempat nonton Mc Rae sama Le Peuple de L'Herbe. Kira2 jam 7maleman Pulp mulai konsernya. Kali ini gue udah nangkring di first row.... Nggak mau rugi dong.